Teknologi VW, Gabungan Teknologi Bensin dan Diesel

  • Share

Volkswagen telah memperkenalkan sebuah mesin masa depan, mesin ini dinamakan Combined Combustion System (CCS). Berdasar namanya kita dapat mengetahui bahwa ada dua perpaduan di mesin tersebut, yaitu karateristik sebuah mesin bensin dipadu dengan teknologi mesin Diesel. Perpaduan ini ditujukan untuk mendapatkan mesin rendah emisi, efisien, bertenaga besar serta dapat dihidupkan dengan bahan bakar buatan atau populer dengan nama Synthetic Biofuel.

Dalam kajiannya, CCS memenuhi permintaan akan aturan emisi paling ketat serta tuntutan akan mesin hemat bahan bakar. Saatnya nanti, dapat dipastikan bahwa semua pembuat mobil akan mulai meninggalkan mesin bensin dan mesin Diesel konvensional dan beralih ke-CCS.

banner 336x280

Untuk mesin masa depannya, mesin CCS, VW mengembangkan dari mesin Diesel Common Rail 2.000cc produksi 2008. Mesin ini dirancangulang untuk bisa membuat pembakaran yang benar-benar homogen dan menghasilkan emisi gas oksida nitrous yang rendah. Teknologi yang diterapkan adalah gabungan hal poistif dari kedua model mesin bensin dan Diesel. Hasilnya, berupa paduan mesin bensin berkapasitas kecil dengan penyalaan spontan dan hemat bahan bakar seperti sebuah mesin Diesel. Dalam kata lain, ini sebuah mesin bensin tapi bekerja mengikuti prinsip mesin Diesel dimana pembakaran menyala dengan sendirinya tanpa bantuan busi.

Dalam kerjanya, injektor Piezo generasi terbaru keluaran Bosch dipergunakan untuk menyuntikkan bahan bakar ke ruang bakar. Pada mesin CCS pembakaran yang terjadi lebih cepat dibanding apa yang terjadi di mesin Diesel, hingga mesin lebih mudah dihidupkan. Mesin akan langsung hidup begitu torak mendekati titik puncak pergerakannya atau sesaat sebelum mencapai titik mati atas. Di mesin ini, campuran bahan bakar akan diinjeksikan dalam bentuk embun, untuk menghasilkan nyala lebih besar di area lebih luas.

banner 336x280
Hosting Unlimited Indonesia
  • Share
Cloud Hosting Indonesia