The New Waissi Engine, Mesin Tanpa Batang Torak

  • Share

Saat ini para pembuat mobil lebih fokus pada pengembangan sumber tenaga yang berasal dari mesin hibrid dan mesin listrik dengan baterainya. Walaupun pada kenyataannya saat ini mesin dengan pembakaran dalam masih tetap dipergunakan. Dan itu dapat dilihat dimana masih banyak yang mencoba mengembangkan teknologi lama menjadi sesuatu hal baru, seperti yang dilakukan setiap tahun oleh perkumpulan para ahli otomotif atau Society of Automotive Engineers (SAE) dalam kongresnya yang digelar di Detroit.

Pada acara ini selalu diramaikan oleh para penemu yang mencoba mengendepankan konsepnya dihadapan dunia yang skeptis menghadapinya.Walau demikian, kegiatanini tetap menjadi ajang menarik bagi para penemu untuk membuktikan konsep-konsepnya. Salah satunya apa yang diberikan oleh Gary Waissi, Profesor Teknik dari Arizona State University.

banner 336x280

Waissi mengembangkan mesin dengan torak saling bertolak-belakang dan tetap memanfaatkan rancangan kepala silinder, katup dan ruang bakar konvensional. Apa yang membedakan mesin Waissi, mesinnya tidak memiliki batang torak atau conrods yang menghubungkan torak dengan poros engkol. Dalam hal ini torak langsung menekan bagian yang dinamakan “Crankdisk” yaitu berupa piringan tebal eksentrik (piringan yang berputar bukan pada titik tengahnya) di poros engkol. Bagian ini dapat berputar bebas karena telah dilengkapi bantalan atau semacam laher.

Permukaan piringannya sendiri merupakan tumpuan bagian bawah torak. Saat torak memberikan tekanan pada langkah tenaga, tekanan dari torak akan menyebabkan poros engkol berputar. Perputaran mudah terjadi karena antara bagian bawah torak yang bersentuhan dengan piringan telah dibuatkan sudut offset. Saat salah satu torak memberikan tekanan maka torak lawannya akan bergerak berlawanan arah sejauh 180o. Perbedaannya dengan mesin konvensional, kedua torak tersebut dihubungkan dengan batang baja agar keduanya bisa bergerak harmonis.

banner 336x280
Hosting Unlimited Indonesia
  • Share
Cloud Hosting Indonesia