Bakteri E-Coli Bisa Untuk Membuat Bahan Bakar

  • Share

Bukan rahasia lagi bila dalam kehidupan bahwa sebuah organisme bisa memproduksi gas.  Salah satu contohnya CO2 yang dihaslkan dari pernafasan kita, sayang gas itu tidak berguna. Tapi lain saat perut kita kembung disana terdapat gas methan dan hidrogen yang dihasilkan oleh bakteri usus yang bertugas mengurai makanan.

Tapi jelas tidak mungkin untuk bisa kentut terus menerus, atau seseorang harus kentut.  Tapi ada cara lain, para ilmuwan mempergunakan bakteri untuk bisa memproduksi gas secara berkesinambungan.  Berita terakhir datang dari universitas Turku di Finlandia dimana tim ilmuwan dibawah pimpinan Pauli Kallio melakukan modifikasi agar bateria E.Coli bisa menghasilkan gas propana.

banner 336x280

Tim ini mempergunakan bateria E.Coli yang dimasukan ke alam tabung kecil untuk mengubah asam lemak menjadi propana, gas yang dihasilkan bisa dimanfaatkan tapi jumlahnya masih sangat kecil.

Penelitian tidak berhenti sampai disitu, tim ilmuwan ini kemudian melakukan berbagai modifikasi pada bakteri, berharap bisa menerapkan proses fotosintesa dan bisa menghasilkan propana dengan bantuan sinar matahari.

Alasan penelitian ini dilakukan, bila dilihat saat ini lebih dari 13 juta kendaraan mempergunakan bahan bakar propana. Propana adalah bahan bakar ketiga terpopuler setelah bensin dan solar.  Dibeberapa negara bahan bakar ini dikenal dengan nama Autogas yang bisa disimpan dalam tangki bertekanan sedang untuk dipakai dalam proses pembakaran. Dalam penggunaannya propana mempunyai beberapa keunggulan dibanding bahan bakar konvensional.

Sebagai contohnya,  waktu pengisian bisa dilakukan dengan singkat dan konstruksi tangkinya terhitung cukup murah. Propana sendiri sebetulnya lebih murah dan lebih bersih saat dipergunakan dan menghasilkan keausan mesin rendah dengan berkurangnya deposit karbon. Selain bahan bakar kendaraan propana pun bisa dipergunakan untuk banyak keperluan lainnya.

banner 336x280
Hosting Unlimited Indonesia
  • Share
Cloud Hosting Indonesia